IMG-LOGO
Home Berita SAMBUT BULAN PRB TAHUN 2021, BPBD KAB. SUMBA BARAT DAYA LAKSANAKAN LATIHAN KESIAPSIAGAAN DAN GELADI SIMULASI BENCANA GEMPA BUMI

SAMBUT BULAN PRB TAHUN 2021, BPBD KAB. SUMBA BARAT DAYA LAKSANAKAN LATIHAN KESIAPSIAGAAN DAN GELADI SIMULASI BENCANA GEMPA BUMI

Kabupaten Malaka - 18 Oktober 2021

Memasuki Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Tahun 2021, BPBD Kabupaten Sumba Barat Daya bekerja sama dengan BPBD Provinsi NTT menggelar Pelatihan Kesiapsiagaan dan Geladi Simulasi Bencana Gempa Bumi pada tanggal 14 – 15  Oktober 2021. Kegiatan yang dilaksanakan di SMP Negeri 4 Loura ini merupakan giat BPBD Kab. Sumba Barat Daya dalam rangka pembentukan sekolah aman bencana.  


Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait kesiapsiagaan meghadapi bencana serta meningkatkan kapasitas masyarakat dalam melakukan tindakan antisipatif dengan memberikan pelatihan keterampilan dalam menghadapi bencana terutama ketika melakukan evakuasi mandiri atau pun korban bencana.





Bupati Sumba Barat Daya, dr. Kornelius Kodi Mete dalam sambutannya mengungkapkan Kabupaten Sumba Barat Daya memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang  cukup potensial namun juga menimbulkan dampak yang kurang menguntungkan dari segi kerawanan terhadap bencana alam, seperti gempa bumi, banjir, gelombang pasang, kekeringan, kebakaran pemukiman, dan petir. Saat ini terdapat kecenderungan terjadinya bencana yang cukup signifikan, baik intensitas maupun frekuensinya, serta cakupan wilayah yang terkena dampak bencana yang mengakibatkan kerugian cukup besar serta menimbulkan korban jiwa dan harta benda, ini terjadi karena kurangnya pengetahuan dan ketidaksiapan masyarakat dalam mengantisipasi bencana. Di samping itu, kejadian-kejadian bencana tersebut pun semakin menyadarkan banyak pihak tentang pentingnya perencanaan dan pengaturan dalam penanggulangan bencana.

Lebih lanjut Kornelis mengungkapkan, dalam rangka mewujudkan Visi Pemda yakni mewujudkan SBD yang maju, berkualitas, berdaya saing, demokratis, dan sejahtra, maka penting untuk mendorong pembangunan yang berlandaskan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) berbasis komunitas yang salah satunya dalam bidang pendidikan dengan membentuk sekolah aman bencana. Karena itu, kegiatan ini harus menjadi momen penting dalam upaya penyelenggaraan kesiapsiagaan penanggulangan bencana yang terkoordinasi, terpadu, dan menyeluruh. Mengingat penanggulangan bencana bukan hanya tugas pemerintah, tetapi peran sektor swasta, masyarakat, dan berbagai stake holder lain, tegasnya.


Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sumba Barat Daya, Para Staf Ahli Bupati Sumba Barat Daya, Asisten Setda Kab.Sumba Barat Daya, Para Pimpinan OPD Kab. Sumba Barat Daya, Dandim 1629, Kapolres SBD, Para Nara Sumber, Kepala Sekolah, Guru, dan Siswa/i  SMP Negeri 4 Loura, serta masyarakat. (YRR & VGM)



Tags: